BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2023 Jadi 2,3 Persen, Kenapa?

Michelle Natalia
Gubernur BI, Perry Warjiyo (tengah). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomiglobal 2023 dari 2,6 persen menjadi 2,3 persen. Hal itu, terkait dengan pertumbuhan ekonomi global yang semakin melambat dari perkiraan sebelumnya. 

"Secara keseluruhan, Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2023 menjadi 2,3 persen dari prakiraan sebelumnya sebesar 2,6 persen," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Kamis (19/1/2023).

Menurut Gubernur BI, perlambatan ini diakibatkan oleh fragmentasi politik dan ekonomi yang belum usai, serta pengetatan kebijakan moneter yang agresif di negara-negara maju. 

Hal itu, terlihat dari koreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi yang cukup besar dan disertai dengan meningkatnya risiko potensi resesi yang terjadi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. 

"Penghapusan Kebijakan Nol-Covid (Zero Covid Policy) di China diprakirakan akan menahan perlambatan pertumbuhan ekonomi global," ungkap Perry.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Partai Perindo Soroti Arah Pembangunan Jakarta Jelang HUT ke-500

57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diproyeksi Menguat, Purbaya: Kita Sudah Lewati Masa Ujian Itu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal