BI Tak Akan Naikkan Suku Bunga Seagresif The Fed

Anggie Ariesta
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan BI tak akan menaikkan suku bunga seagresif The Fed. (Foto: tangkapan layar)

Dia memperkirakan, inflasi mulai semester II 2023 akan di bawah 4 persen. Sementara inflasi inti, prediksnya, juga berpotensi di bawah 4 persen mulai semester I 2023.

"Semester II inflasi IHK di bawah 4 persen akhir tahun depan, inflasi kita perkirakan di sektiar 3 persen. Kalau core inflation sudah di bawah 4 persen di semester I, tapi inflasi IHK karena dampak base-nya, akhir tahun depan sekitar 3 persen," ujar Perry.

Sementara itu, BI sebelumnya diperkirakan belum akan melonggarkan kebijakan moneter. bank sentral diperkirakan baka kembali mengerek BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25-50 basis points (bps) pada Kamis (22/12/2022). Sebagai catatan, BI sudah menaikkan suku bunga acuan sebesar 175 bps hanya dalam waktu empat bulan menjadi 5,25 persen. Kenaikan suku bunga sebesar 175 bps adalah yang paling agresif sejak 2005.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internasional
53 menit lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Internasional
19 jam lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Internasional
1 hari lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
23 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal