Binance Tutup Operasi di Singapura secara Permanen

Suparjo Ramalan
Binance tutup operasi di Singapura secara permanen. Foto: Reuters

SINGAPURA, iNews.id - Binance Asia Service Ltd telah menarik permohonannya untuk mendapatkan izin menjalankan bursa mata uang kripto di Singapura. Selain itu, Binance juga akan menutup operasinya di negara tersebut. 

Dengan begitu, Binance mengakhiri upaya untuk mengoperasikan bursa kripto yang diatur di bawah pengawasan Otoritas Moneter Singapura (MAS). Platform perdagangan Binance.sg akan menghentikan operasi dan ditutup pada 13 Februari 2022. 

Dikutip dari Forbes, mulai 13 Desember 2021 tidak ada lagi pendaftaran pengguna baru yang diizinkan. Sementara akun pengguna terdaftar yang belum lulus verifikasi akan ditangguhkan. 

Pengguna juga tidak bisa menyetor kripto atau fiat di Binance.sg, tetapi masih bisa membeli dan menjual kripto menggunakan aset mereka hingga 12 Januari 2022. Baru pada 13 Januari hingga 13 Februari 2022, pembelian dan penjualan kripto dari semua aset pengguna yang ada akan dihentikan. 

Pengguna hanya dapat menarik dan memindahkan kripto mereka ke platform pihak ketiga atau dompet kripto, dan atau menarik mata uang mereka.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Bisnis
10 hari lalu

Arthur Tirta dan Rod Sutton Jadi Komisaris MSIN, Ini Profilnya

Bisnis
10 hari lalu

MSIN Paparkan Alasan di Balik Rencana Listing di Bursa Internasional

Megapolitan
11 hari lalu

Jakarta Jadi Kota Teraman Nomor 2 se-ASEAN, Ungguli Bangkok dan Manila

Nasional
30 hari lalu

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia di Singapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal