Bisnis Paylater Melesat 3 Kali Lipat Dibanding Kartu Kredit, Ini Pendorongnya

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Bisnis paylater tumbuh tiga kali lipat dibanding kartu kredit. Pertumbuhan kredit paylater sebesar 28,64 persen, sementara kartu kredit hanya 3,22 persen. Foto: Ilustrasi/Freepik)

Per November 2024, pertumbuhan fasilitas BNPL tercatat sebesar 24,53 persen secara tahunan, dengan total nilai portofolio kredit mencapai Rp35,14 triliun. 

Ke depan, pertumbuhan BNPL diproyeksikan akan mencapai 30 persen pada Desember 2025, sejalan dengan prediksi pertumbuhan portofolio kredit nasional yang juga diperkirakan mencapai dua digit.

Menurutnya, pertumbuhan itu didorong oleh integrasi fasilitas BNPL ke dalam layanan perbankan. Pasalnya, bank umum semakin agresif memasuki bisnis BNPL dengan pertumbuhan secara tahunan yang signifikan mencapai 68,24 persen.

“Karena mereka (bank umum) sudah punya kekuatan dana, cost of fund-nya juga lebih murah dibandingkan pemain-pemain pay later pada umumnya, sehingga mereka lebih disukai,” katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Transaksi Kini Bisa Pakai QRIS di China, Gubernur BI: Cukup Gunakan Ponsel

Belanja
4 hari lalu

Paylater Kian Populer untuk Belanja Hemat, Begini Cara Bijak Memakainya

Keuangan
7 hari lalu

IHSG Sepekan Melemah 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp12.736 Triliun

Bisnis
9 hari lalu

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3 Persen

Keuangan
2 bulan lalu

Jumlah Investor Pasar Modal RI Tembus 23,46 Juta, BEI Ungkap Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal