BNI Bakal Gelar Rights Issue Rp11 Triliun Tahun Ini

Anggie Ariesta
BNI berencana melaksanakan rights issue pada tahun ini dengan perkiraan dana sebesar Rp11 triliun. (foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana melaksanakan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Aksi korporasi tersebut akan dilakukan pada tahun ini dengan perkiraan dana sebesar Rp11 triliun.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, manajemen BNI membenarkan bahwa rights issue BNI dilakukan dalam rangka memperkuat permodalan untuk ekspansi bisnis serta fundamental perusahaan di tengah pemulihan ekonomi.

"Maka Perseroan merencanakan rights issue pada tahun 2022, sebagaimana tertuang dalam Rencana Bisnis Perseroan yang disampaikan kepada OJK," ujar Corporate Secretary BNI, Mucharom dikutip, Rabu (2/2/2022).

Mucharom menambahkan, waktu pelaksanaan rights issue akan diputuskan setelah memperhatikan kondisi capital market 2022.

"Adapun saat ini, Perseroan terus melakukan komunikasi intensif dengan Pemegang Saham Pengendali Perseroan, yaitu Negara Republik Indonesia melalui Kementerian BUMN," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Qodari soal Heboh Pengangkatan Sejumlah Tokoh Jadi Komisaris BUMN

57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

57 tahun lalu

Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal