Bos Danantara Putar Otak demi Tuntaskan Utang Kereta Cepat

Dinar Fitra Maghiszha
CEO Danantara Rosan Roeslani mengaku akan memutar otak demi menuntaskan utang kereta cepat. (dok. istimewa)

KCIC merupakan perusahaan patungan antara PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), dan konsorsium perusahaan perkeretaapian Tiongkok, melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd 

Di dalam tubuh PSBI terdapat nama sejumlah entitas BUMN seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI) 58,53 persen, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 33,36 persen, PT Perkebunan Nusantara I 1,03 persen, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk 7,08 persen.
Rosan memastikan skema penyelesaian utang KCIC bakal menyeluruh dan tidak meninggalkan masalah baru.

"Kalau kita melakukan suatu corporate action, itu tuntas. Jadi bukan hanya sifatnya menunda masalah," kata Rosan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Tarif Dagang RI-AS Disepakati, Danantara bakal Borong 50 Pesawat Boeing Rp227 Triliun

Nasional
13 jam lalu

Izin Tambang Freeport Diperpanjang 20 Tahun, RI Dapat 12 Persen Saham di 2041

Nasional
2 hari lalu

Di Depan Pengusaha AS, Prabowo Cerita Kesuksesan MBG hingga Komitmen Berantas Korupsi

Internasional
4 hari lalu

Kereta Cepat Malaysia-Singapura Segera Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 5 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal