Bos Garuda Indonesia: Suspensi Saham Kita Harap Dibuka Bersamaan dengan Rights Issue

Dinar Fitra Maghiszha
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berharap suspensi saham dibuka bersamaan dengan rights issue.

Sementara itu, Irfan mengungkapkan, Garuda Indonesia terus berkoordinasi dengan BEI demi memastikan proses tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

"Kami telah berkonsultasi dengan bursa untuk kiranya bisa dilakukan pencabutan atas suspensi saham," ujarnya.

Adapun jadwal rencana rights issue Garuda Indonesia, yakni:

- Tanggal RUPSLB: 14 Oktober 2022 
- Tanggal Pernyataan Pendaftaran Penawaran HMETD Menjadi Efektif: 21 November 2022 
- Tanggal Distribusi HMETD: 2 Desember 2022 
- Tanggal Pencatatan Efek di Bursa: 5 Desember 2022 
- Periode Perdagangan HMETD: 5-9 Desember 2022 
- Periode Pelaksanaan HMETD: 5-9 Desember 2022 
- Periode penyerahan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD: 7-13 Desember 2022 
- Tanggal Akhir Pembayaran yang Berasal dari Pesanan Efek Tambahan: 13 Desember 2022 
- Tanggal penjatahan pemesanan pembelian Saham Tambahan:  14 Desember 2022 
- Tanggal Pelaksanaan PMTHMETD dan Konversi OWK: 15 Desember 2022 
- Tanggal pengembalian kelebihan uang pemesanan pembelian Saham tambahan yang tidak terpenuhi: 16 Desember 2022

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna sebelumnya menyoroti putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) GIAA sebagai salah satu syarat pembukaan suspensi, selain syarat ekuitas yang positif dan penyelenggaraan paparan publik insidentil.

"Bursa dapat mempertimbangkan pembukaan suspensi efek perseroan dalam hal perjanjian perdamaian telah berkekuatan hukum tetap (telah terdapat putusan kasasi dari Mahkamah Agung)," ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Prabowo Panggil Bos Garuda Indonesia dan Pindad ke Istana, Ini yang Dibahas 

Nasional
1 bulan lalu

Dirut Garuda Buka Suara soal Viral Kabar Awak Kabin Patah Tulang usai Pesawat Turbulensi

Nasional
2 bulan lalu

Garuda Indonesia Siap Terbangkan 102.502 Jemaah Haji 2026 

Nasional
3 bulan lalu

Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Baru Meski Kantongi Rp23,67 Triliun dari Danantara 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal