Bos Twitter Jack Dorsey Sumbang Rp73,5 Miliar untuk Ekonomi Warga Terdampak Covid-19

Djairan
CEO & Cofounder Twitter, Jack Dorsey. (Foto: AFP)

SAN FRANCISCO, iNews.id - CEO Twitter dan Square Jack Dorsey mendonasikan uang sebesar Rp73,5 miliar sebagai hibah dalam program Start Small. Bantuan tersebut akan diberikan kepada ribuan orang yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19 di Amerika Serikat (AS).

Dorsey akan menyalurkannya melalui Humanity Forward, sebuah organisasi milik mantan kandidat calon presiden AS dari Partai Demokrat Andrew Yang, dengan program andalannya Universal Basic Income (UBI). Program itu berupa pemberian bantuan tanpa syarat kepada warga untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, setidaknya di atas garis kemiskinan.

"Saya hidup dengan prinsip segala sesuatunya terhubung, jadi jika mereka sakit, saya juga sakit," ujar Dorsey kepada Yang dalam podcast episode ‘Yang Speaks’ yang disiarkan Kamis (21/5/2020).

Pada 7 April lalu, melalui cuitan di Twitter, Dorsey berjanji akan memberikan Rp14,7 triliun sahamnya dari Square untuk program bantuan Covid-19, program UBI serta dukungan untuk pendidikan dan kesehatan bagi anak perempuan. Pada saat itu, jumlah tersebut sekitar 28 persen dari kekayaan bersihnya.

Perihal donasi Rp73,5 miliar tersebut, Yang mengatakan, Humanity Forward berencana segera mendistribusikan bantuan dari Dorsey itu dalam bentuk hibah kecil, senilai Rp3,6 juta kepada 20.000 orang yang kehilangan pekerjaan akibat corona.

"Sumbangan Dorsey tidak hanya berdampak langsung kepada puluhan ribu orang itu, namun juga akan membantu gerakan kami melalui Humanity Forward, untuk memberikan bantuan cuma-cuma melalui program UBI," kata Yang dalam sebuah pernyataan. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
3 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
7 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
8 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
8 hari lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal