BPS Catat Impor RI Januari 2026 Melonjak 18,21% jadi 21,20 Miliar Dolar AS

Anggie Ariesta
ilustrasi impor RI meningkat hingga 18,21 persen menjadi 21,20 miliar dolar AS. (dok. Pelindo)

Peningkatan nilai impor secara tahunan didorong oleh peningkatan nilai impor nonmigas dengan andil sebesar 14,40 persen. Menurut Ateng, jika dilihat menurut penggunaannya pada Januari 2026, secara kumulatif peningkatan nilai impor terjadi pada seluruh golongan penggunaan.

"Nilai impor barang konsumsi naik 11,81 persen, nilai impor bahan baku atau penolong sebagai pendorong utama kenaikan impor ini naik 14,67 persen dengan andil 10,61 persen, impor barang modal naik cukup besar 35,32 persen," ungkap Ateng.

Jika dilihat menurut negara dan kawasan tujuan asal impor, peningkatan nilai impor non migas terjadi dengan China, Australia, Jepang dan Amerika Serikat yang memberikan andil 54,92 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari 40 Negara termasuk Indonesia

Nasional
8 hari lalu

Pemerintah Buka Impor Jagung dari AS, Jamin Tak Ganggu Produksi Dalam Negeri

Megapolitan
9 hari lalu

Bea Cukai Jakarta Segel Toko Perhiasan Mewah di Pluit, Diduga Langgar Pajak

Nasional
10 hari lalu

RI Borong Migas dari AS Rp253 Triliun Setiap Tahun, Bagaimana Rencana Setop Impor Solar?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal