BPS Catat Inflasi 2021 Sebesar 1,87 Persen 

Michelle Natalia
Kepala Badan Pusat Statistik, Margo Yuwono (tengah), memberi keterangan pers secara virtual, Jumat (5/10/2021). (Foto: Istimewa)

Tercatat adanya deflasi di dua kota, yaitu Dumai 0,13 persen dan terendah Bukitttingi 0,04 persen. Dari kota yang mengalami inflasi, tertinggi di Jayapura, komoditas penyumbang adalah angkatan udara 0,94 persen, ikan ekor kuning 0,29 persen, dan ikan tongkol 0,14 persen. 

"Deflasi di Dumai andilnya dipegang oleh cabai merah 0,33 persen, ikan serai 0,06 persen, tomat 0,02 persen," ucapnya. 

Margo mengatakan, andil terbesar di inflasi bulan Desember 2021 adalah pengeluaran untuk makanan minuman (mamin) dan tembakau sebesar 0,41 persen. Kemudian, andil terbesar kedua adalah pengeluaran untuk transportasi sebesar 0,07 persen. 

"Kelompok mamin dan tembakau, kalau kita lihat, komoditas dominan adalah cabai rawit yang andilnya 0,11 persen, diikuti minyak goreng 0,08 persen, dan telur ayam ras 0,05 persen. Pada kelompok transportasi disebabkan oleh kenaikan tarif angkutan udara dengan andil 0,06 persen," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
18 jam lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
1 hari lalu

BPS Proyeksi Produksi Beras Tembus 10,16 Juta Ton pada Januari-Maret 2026

Nasional
1 hari lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.800 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal