Antusiasme peserta dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah UMKM yang lolos kurasi dalam beberapa tahun terakhir, yakni 502 UMKM pada 2022 dan 700 UMKM pada 2023. Angka ini meningkat dari 155 UMKM terlibat pada awal penyelenggaraannya, yakni 2019.
Salah satu pelaku UMKM yang terlibat, Husni Muthohari mengatakan, bahwa ajang tersebut menjadi wadah untuk bertukar pikiran dengan sesama UMKM.
“Di sini banyak inspirasi dan motivasi untuk membangun produk dan market baru,” ucap Founder dan CEO dari brand MUNO FOLK, produsen home fragrance asal Bandung, Jawa Barat.
MUNO FOLK sendiri sudah tiga kali mengikuti ajang ini sejak 2021. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan pada program tersebut menguatkan usaha pelaku UMKM secara fundamental. Terlebih, Husni juga mengikuti program Pengusaha Muda Brilian (PMB) dari BRI pada 2020 dan lolos sebagai Juara 3.
Husni juga terkesan dengan jaringan yang dibangun melalui program itu yang mampu memperluas kesempatan UMKM untuk melakukan ekspor.