Bukan Bidang dan Ahlinya, Erick Thohir Larang BUMN Garap Bisnis Film 

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir melarang BUMN menggarap industri perfilman karena tidak sesuai dengan bidang dan keahlian perusahaan pelat merah. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Erick menilai, industri kreatif menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan tetap tumbuh 5 persen setiap tahun hingga 2045. Dia juga mengatakan, Indonesia juga punya potensi besar pada sektor industri kreatif, mulai dari pariwisata, olahraga, musik, film, fashion, dan kuliner. 

Sektor tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia ke depan. Dia yakin bila Indonesia dapat menjaga tren pertumbuhan ekonomi yang positif ke depan. 

"Kalau kita bekerja sama, pemerintah pusat, pemerintah daerah, UMKM, pengusaha, anak muda, mari melakukan bersama-sama dan membangun ekosistem yang kita punya, bukan ekosistem negara lain, Cina, AS, tapi ekosistem Indonesia. Kita harus gotong royong membangun fondasi ini sama sama," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

BUMN Bahan Peledak Kembali Operasikan Pabrik, Tekan Ketergantungan Impor

5 hari lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Pelanggaran BUMN, Ini Reaksi KPK

6 hari lalu

GIC 2026 Hadirkan 13 Negara, Erick Thohir Diharapkan Turun Langsung Pantau Talenta Muda

6 hari lalu

HUT ke-81 RI, Pemerintah Imbau Pegawai Diberi Fleksibilitas Kerja pada 18 Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal