Bukan Bidang dan Ahlinya, Erick Thohir Larang BUMN Garap Bisnis Film 

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir melarang BUMN menggarap industri perfilman karena tidak sesuai dengan bidang dan keahlian perusahaan pelat merah. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Erick menilai, industri kreatif menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan tetap tumbuh 5 persen setiap tahun hingga 2045. Dia juga mengatakan, Indonesia juga punya potensi besar pada sektor industri kreatif, mulai dari pariwisata, olahraga, musik, film, fashion, dan kuliner. 

Sektor tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia ke depan. Dia yakin bila Indonesia dapat menjaga tren pertumbuhan ekonomi yang positif ke depan. 

"Kalau kita bekerja sama, pemerintah pusat, pemerintah daerah, UMKM, pengusaha, anak muda, mari melakukan bersama-sama dan membangun ekosistem yang kita punya, bukan ekosistem negara lain, Cina, AS, tapi ekosistem Indonesia. Kita harus gotong royong membangun fondasi ini sama sama," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erick Thohir Bongkar Jalan Panjang Indonesia Menuju Piala Dunia 2030 dari Piala Presiden 2026

57 tahun lalu

Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Aset Manajemen, Jadi yang Terbesar di Indonesia

57 tahun lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

57 tahun lalu

Respons Qodari soal Heboh Pengangkatan Sejumlah Tokoh Jadi Komisaris BUMN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal