Bukan Cabai, Kini Giliran Harga Tomat hingga Kacang Panjang yang Naik

Advenia Elisabeth
Kenaikan harga barang pokok masih terjadi. Setelah sebelumnya kenaikan terjadi pada minyak goreng, beras, telur, tempe, kini harga sayur-mayur yang ikut naik. (Foto: Advenia Elisabeth/MPI)

Karena kenaikan ini, Arif tidak berani membeli banyak sayuran untuk persediaan penjualan. Dia khawatir sayurannya tidak cepat laku lantaran harga yang melonjak dari biasanya. 

"Karena mahal itu, saya belinya enggak banyak dari tengkulak. Takut nggak habis. Kalau dijual berhari-hari nanti kan enggak seger," kata dia.

Dia juga bercerita bahwa keadaan lapaknya kini sepi pembeli. Hal itu dikarenakan barang-barang pokok yang mengalami kenaikan, termasuk juga bahan bakar minyak (BBM), sehingga niat orang belanja keperluan dapur jadi menurun. 

"Pembeli sepi. Apalagi di pertengahan tanggal begini. Orang-orang pasti punya keperluan lain. Bayar kredit lah segala macem, jadi belanja ke pasar jadi jarang," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
8 hari lalu

6 Kecamatan di Kota Bekasi Terendam Banjir, Tinggi Air Capai 1,5 Meter

Megapolitan
13 hari lalu

Update Banjir Jabodetabek: 125 RT dan 16 Jalan di Jakarta Masih Terendam

Megapolitan
13 hari lalu

Pramono Ungkap Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Mm per Hari: Ini Jarang Sekali

Megapolitan
16 hari lalu

Pramono Perbolehkan WFH dan Belajar Jarak Jauh jika Jakarta Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal