Caleg Partai Perindo Ungkap Penyebab Industri Tekstil dan Garmen RI Tak Berkembang

Ikhsan Permana SP
Caleg Partai Perindo mengungkapkan penyebab industri tekstil dan garmen Tanah Air yang tidak berkembang (screenshot)

"Supaya bisa survive, syukur-syukur bisa bangkit kembali," tutur Ernie.

Menurutnya beberapa tahun terakhir, bea masuk bahan baku impor dikenakan biaya yang tinggi sekitar 33 persen. Padahal, banyak bahan baku tekstil dan garmen yang tidak diproduksi di Indonesia sehingga perlu dipasok melalui impor.

"Untuk kapas dan polyester fiber itu kan Indonesia nggak buat, nggak tersedia, jadi harus impor, dan biaya masuknya mahal sekitar 33 persen, itu belum termasuk PPN 11 persen dan PPh 22, 2,5 persen," ujar dia.

Melihat permasalahan tersebut, Ernie berkomitmen untuk membuat sebuah kebijakan yang mendukung pertumbuhan para pelaku UMKM, andaikan dirinya nanti diberikan kepercayaan untuk menjadi wakil rakyat.

"Membuat kebijakan yang bisa support perkembangan UMKM khususnya di Dapil saya kan ada kampung batik jadi akan ditingkatkan lagi dibangkitkan lagi jadi Indonesia local Pride," kata Ernie.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Bisnis
16 hari lalu

Kisah Pemilik Usaha Kue Rumahan Berhasil Naik Kelas berkat Link UMKM BRI

Bisnis
20 hari lalu

Danantara Siapkan Beberapa Opsi Pembentukan BUMN Tekstil, Buka Peluang Kerja Sama

Nasional
20 hari lalu

Penjelasan Bos Danantara soal Rencana Pemerintah Bentuk BUMN Tekstil

Internasional
6 bulan lalu

Terima Kasih Kamboja Cuma Kena Tarif Trump 19%: Jika Tidak, Industri Kami Runtuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal