Cara Javara Menggali Kekayaan Pangan Nusantara lewat Tangan Petani

Ahmad Islamy Jamil
Saat ini ada ribuan petani yang menjadi mitra Javara. Produk mereka telah dipasarkan ke lebih dari 25 negara di lima benua. (Foto: Javara.co.id)

JAKARTA, iNews.id – Indonesia memiliki kekayaan rempah dan komoditas pertanian lain yang sudah terkenal akan kualitasnya di seluruh dunia. Bahkan, kekayaan itu pula yang menarik bangsa Eropa untuk menjajah negeri ini pada masa lampau.

Sayangnya, nasib kebanyakan petani kita di masa sekarang ini kadang masih memprihatinkan. Hal itulah yang kemudian mendorong Javara untuk terlibat dalam meningakatkan taraf hidup mereka.

Hasil panen seperti minyak kelapa, minyak sayur, keripik tempe, garam bali, gula batu, mi sayur, beras, dan tepung dijual dalam kemasan menarik dengan memenuhi standar kesehatan. Lewat cara itulah, Javara ikut membantu membahagiakan para petani.

Javara didirikan oleh Helianti Hilman pada 2008. Pendirian UMKM ini terinspirasi oleh kekayaan warisan keanekaragaman hayati pangan nusantara, kearifan lokal, dan dedikasi para petani yang masih memelihara warisan tersebut.

Berawal dari menyediakan pro bono legal advice kepada para petani, Helianti menyadari pentingnya membangun suatu mata rantai nilai tambah ke pasar yang memberikan kondisi yang lebih baik bagi para petani Indonesia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 jam lalu

Prabowo Ungkap Peran Besar Petani: Kau Pahlawan Sebenarnya, Terima Kasih

15 jam lalu

Prabowo soal Keluhan Harga Beras Mahal: Suruh Tanam Padi Sendiri, Enak Aja

17 jam lalu

Prabowo: Ada Petani Lapor Bisa Liburan ke Hong Kong, Saya Senang

22 jam lalu

Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg, Bapanas: Petani Lagi Bahagia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal