China Mendadak Buat Aturan untuk Lindungi Harta Karun Ini, Kenapa?

Aditya Pratama
Pemerintah China tiba-tiba meluncurkan aturan baru terkait logam tanah jarang, yang bertujuan untuk melindungi pasokan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Pada tahun lalu China telah memberlakukan pembatasan ekspor unsur germanium dan galium, yang banyak digunakan dalam sektor pembuatan chip, dengan alasan melindungi keamanan dan kepentingan nasional.

Perjanjian ini juga melarang ekspor teknologi untuk membuat magnet tanah jarang, selain memberlakukan larangan terhadap teknologi untuk mengekstraksi dan memisahkan tanah jarang.

Peraturan tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa pembatasan pasokan logam tanah jarang dapat meningkatkan ketegangan dengan negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat, yang menuduh China menggunakan sektor ekonomi untuk mempengaruhi negara lain. Namun, Beijing telah membantah klaim tersebut.

Sementara, Uni Eropa menetapkan target ambisius pada tahun 2030 untuk produksi mineral dalam negeri dalam transisi ramah lingkungan, khususnya logam tanah jarang, karena penggunaannya dalam magnet permanen yang menggerakkan motor pada kendaraan listrik dan pembangkit listrik tenaga bayu.

Permintaan logam tanah jarang diperkirakan akan melonjak enam kali lipat hingga tahun 2030 dan tujuh kali lipat pada tahun 2050.

Adapun, peraturan logam tanah jarang oleh China juga muncul ketika Uni Eropa bersiap untuk mengenakan impor tarif kendaraan listrik China pada 4 Juli mendatang untuk melindungi blok tersebut dari membanjirnya kendaraan listrik yang diproduksi dengan subsidi negara yang tidak adil.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Megah! Trump Jemput Langsung Presiden China Xi Jinping di Bandara, Disambut Pesawat Bomber

5 hari lalu

Cetak Rekor Dunia! Bocah 6 Tahun Ini Selesaikan Rubik Kubus 3x3 dalam 4 Detik

7 hari lalu

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Dorong Investasi China Masuk RI

7 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal