CIMB Niaga Bukukan Laba Rp2 Triliun di Kuartal I 2023, Melesat 29,5 Persen

Viola Triamanda
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mebukukan kenaikan laba sebelum pajak konsolidasian (unaudited) sebesar 29,5 persen menjadi Rp2 triliun pada kuartal I 2023. (Foto: Istimewa)

Selain itu, CIMB Niaga berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis nasabah dengan mengandalkan ekosistem perbankan bisnis yang komprehensif didukung kemampuan perbankan digital inovatif dan customer experience yang baik.

“Kami senantiasa mendukung nasabah untuk mengembangkan dan mencapai tujuan bisnis hingga ke level berikutnya. Salah satu segmen Business Banking yang menjadi fokus CIMB Niaga yaitu Commercial Banking yang mengelola portfolio kredit dan dana perusahaan-perusaaan menengah atau lebih dikenal sebagai segmen middle market,” tuturnya.

Widodo menjelaskan, untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis para nasabah yang merupakan perusahaan-perusahaan menengah, Commercial Banking CIMB Niaga menyediakan solusi komprehensif yang meliputi hampir semua jenis pembiayaan dari investasi, modal kerja, perdagangan, hingga pengelolaan dana.

Pembiayaan modal kerja dengan pendekatan value chain akan tetap menjadi fokus CIMB Niaga. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada para nasabah untuk memanfaatkan mata rantai bisnis mereka sehingga pengelolaan arus kas menjadi lebih efisien dan menghasilkan keuntungan yang lebih maksimal.

Pembiayaan value chain diberikan kepada Supplier ke Distributor hingga Retailer untuk membantu optimalisasi cash conversion cycle bagi semua bisnis dalam mata rantai tersebut.

Selain itu, Commercial Banking CIMB Niaga telah lama berperan aktif dalam pembiayaan kepada Bank Perekonomian Rakyat (BPR) untuk memperluas inklusi keuangan serta pembiayaan perkebunan plasma sawit untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Hal ini adalah wujud nyata dukungan CIMB Niaga terhadap program pemerintah untuk mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan. 

“Berkaitan dengan itu, kami juga memperluas cakupan bisnis dengan menyediakan program-program menarik terkait Sustainable Financing untuk para nasabah yang bergerak di bidang usaha berwawasan lingkungan dan/atau sosial,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 

57 tahun lalu

BSI Raup Laba Rp2,8 Triliun, Tumbuh 17,79% di April 2026

57 tahun lalu

Laba Bank Mandiri Tumbuh 18,9% jadi Rp18,1 Triliun per April 2026

57 tahun lalu

IHSG Tertekan, BEI Sebut Laba Emiten Naik 21,5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal