Credit Suisse Terancam Kena Sanksi Regulator Swiss, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Regulator keuangan Swiss, Finma tengah mempertimbangkan sanksi indisipliner terhadap Credit Suisse. (Foto: Reuters)

"Kami telah mengintervensi dan menggunakan instrumen terkuat kami," ucapnya.

Amstad juga membela keputusan Swiss untuk menghapus utang Credit Suisse sebesar 16 miliar franc Swiss pada Tier 1 Tambahan (AT1), menjadi nol sebagai bagian dari penyelamatan paksa merger.

"Instrumen AT1 secara kontrak menyatakan bahwa mereka akan dihapuskan sepenuhnya jika terjadi peristiwa pemicu, khususnya pemberian dukungan pemerintah yang luar biasa. Ikatan itu dibuat tepat untuk situasi seperti itu," tuturnya.

Seperti diketahui, UBS setuju membeli Credit Suisse seharga 3 miliar franc Swiss dalam bentuk saham pada seminggu lalu. Selain itu, UBS akan menanggung kerugian hingga 5 miliar franc dalam proses merger yang direkayasa oleh otoritas Swiss selama periode gejolak pasar di perbankan global.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

7 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rekening Bank Saldo Awal Rp50.000 untuk 25,1 Juta Warga Mulai November 2026

8 hari lalu

DJP Sempurnakan Aturan Pembetulan hingga Pembatalan Pajak, Pembayaran Pokok Didahulukan

13 hari lalu

OJK Buka Suara soal Rencana Satu Bank Konvensional Jadi Bank Syariah pada 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal