Dampak Libur Akhir Tahun Dikurangi, Organda: Kita Bisa Survive Saja Beruntung

Rina Anggraeni
Kerugian akibat pandemi Covid-19 dan pemangkasan libur panjang yang dialami pelaku usaha angkutan darat cukup besar. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Bisnis angkutan darat menjadi salah satu sektor yang terdampak cukup berat akibat pandemi Covid-19. Jumlah libur akhir tahun yang dikurangi ikut menambah beban berat tersebut.

Seketaris Jendral Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono mengatakan kerugian akibat pandemi dan pemangkasan libur panjang yang dialami pelaku usaha angkutan darat cukup besar.

"Kalau kerugian pasti banyak. Selama pandemi aja, tingkat keterisian penumpang saja sudah lebih dari 100 persen kerugiaannya," kata Ateng saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (5/12/2020).

Dia menyebut, keterisian penumpang bus saat ini sangat rendah meski operator tetap mengantisipasi lonjakan pada akhir tahun. Saat ini, kata dia, rata-rata tingkat keterisian hanya 30 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Jumlah Penumpang Angkutan Umum Periode Nataru Tembus 21,46 Juta Orang, Melesat 12,48 Persen

Destinasi
14 hari lalu

4.200 Orang Padati Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta Hari Ini, Banyak Bule Juga!

Destinasi
14 hari lalu

Kota Tua Jakarta Ramai Dipilih Jadi Destinasi Akhir Tahun, Intip Keseruannya!

Destinasi
1 bulan lalu

Rekomendasi Liburan Akhir Tahun di Tanjung Lesung, Tak Sekadar Pantai Indah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal