Danantara Matangkan Persiapan Sebelum Diresmikan Prabowo

Suparjo Ramalan
Kepala BP Danantara Muliaman Darmansyah Hadad (kiri). (Foto: Suparjo Ramalan)

“Lebih mem-push lagi seperti yang sudah disampaikan bahwa mem-push lagi sehingga potensi pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik, sayang kalau tidak begitu, potensi pertumbuhan ekonomi yang tidak optimal kita lakukan sulit kita mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen nantinya,” katanya. 

Di sisi lain, Muliaman mencatat potensi asset under management (AUM) yang dikelola mencapai 982 miliar dolar AS atau setara Rp15.584 triliun.

Dari jumlah AUM, 10,8 miliar dolar AS di antaranya berasal dari Indonesia Investment Authority (INA) dan sebagiannya dari nilai aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun, INA dan perusahaan pelat merah bakal dicaplok BP Danantara.

Dia memastikan, pengelolaan aset akan dilakukan secara kehati-hatian. “Saya kira kita perlu hati-hati ya, potensinya bisa mencapai itu (aset),” ucapnya.

Meski baru dibentuk, badan ini akan menaungi aset negara yang dipisahkan alias non-Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Pada tahap awal, dana kelolaan diperkirakan mencapai 600 miliar dolar AS atau setara Rp9.520 triliun (mengacu kurs Rp15.880 per dolar AS).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Indonesia, Bertemu Prabowo Besok

57 tahun lalu

Momen Foto Prabowo Dikibarkan Penerjun Payung di Langit saat Hari Bhayangkara ke-80

57 tahun lalu

Momen Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan kepada Kapolri di Hari Bhayangkara

57 tahun lalu

Prabowo: Polri Harus Hadir, Melindungi dan Melayani untuk Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal