Dari 34 Smelter Nikel, Baru 4 yang Masuk Hilirisasi Baterai Kendaraan Listrik

Atikah Umiyani
Dari 34 smelter nikel, baru 4 yang masuk hilirisasi baterai kendaraan listrik

Adapun smelter nikel hidrometalurgi atau smelter pendekatan High Pressure Acid Leaching (HPAL), yang sudah beroperasi, yakni PT Huayue Nickel Cobalt, PT QMB New Energy Material, PT Halmahera Persada Lygend, dan PT Kolaka Nickel Indonesia. 

Taufiek menuturkan, untuk industri nikel berbasis hidrometalurgi sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik (EV) baru mencapai produksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan kapasitas produksi 915.000 ton per tahun. 

“Ini bisa dimanfaatkan paling tidak setelah pabrik baterai kita cukup kuat, kita bisa supply bahan baku nasional ke dalam eksosistem EV di dalam negeri,” ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Bisnis
5 hari lalu

Presiden Prabowo: Hilirisasi Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Ingin Hidup Seribu Tahun lagi: Lihat Indonesia Jaya, Rakyat Makmur

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Targetkan Bangun Proyek Hilirisasi di 40 Titik Sepanjang Tahun Ini

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Ungkap Alasan Kebut Proyek Hilirisasi: Sudah Terlalu Lama Petani, Nelayan, Buruh Tidak Sejahtera 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal