Data 339 Juta Tamu Hotel Bocor, Marriott Didenda Inggris

Djairan
Perusahaan jaringan hotel asal AS Marriott International dijatuhi sanksi denda oleh Badan Komisaris Informasi Inggris (ICO) sebesar 18,4 juta pound. (Foto: Ist)

LONDON, iNews.id - Perusahaan jaringan hotel asal Amerika Serikat (AS) Marriott International dijatuhi sanksi denda oleh Badan Komisaris Informasi Inggris (ICO) sebesar 18,4 juta pound (Rp348,7 miliar). Denda tersebut atas kasus kebocoran data 339 juta tamu hotel.

ICO mengatakan, data tersebut meliputi nama, alamat email, nomor telepon, nomor paspor, informasi kedatangan dan keberangkatan, status VIP hingga nomor program loyalitas. Pelanggaran itu juga mencangkup data tujuh juta tamu di Inggris.

"Data jutaan orang terpengaruh oleh kegagalan Marriott, mereka menghubungi saluran bantuan dan harus mengambil tindakan untuk melindungi data pribadi mereka sendiri, karena perusahaan yang mereka percayai tidak melakukannya," ujar komisaris ICO Elizabeth Denham dikutip dari BBC, Sabtu (31/10/2020).

Marriott disebut telah gagal melindungi data tamu hotel, meskipun akhirnya mengklaim telah meningkatkan pengamanan. Database reservasi Marriott diretas oleh hacker pertama kali pada 2014, termasuk data tamu di jaringan hotel Starwood yang diakuisisi oleh Marriott dua tahun kemudian.

Tercatat hingga 2018, ketika masalah tersebut pertama kali diketahui, kebocoran data terus terjadi dan jumlahnya bertambah banyak. Atas dasar itu, ICO mengatakan bahwa Marriott gagal melindungi data pribadi seperti yang diwajibkan oleh Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR).

Meskipun memberlakukan denda, ICO mengakui Marriott telah bertindak cepat setelah menemukan kelemahan perlindungan dan telah memperbaiki sistemnya sejak saat itu. Dalam sebuah pernyataan, Marriott menulis sangat menyesali insiden tersebut.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
8 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Nasional
11 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
13 hari lalu

Prabowo Gandeng Inggris Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal