Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Tak Tertarik Lanjutkan Perang Lawan Iran, Pilih Blokade Pelabuhan
Advertisement . Scroll to see content

Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis

Rabu, 29 April 2026 - 17:43:00 WIB
Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis
Raja Charles III berkelakar dengan menyindir Donald Trump saat jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih, Selasa (28/4) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Raja Charles III menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih, Selasa (28/4/2026). Pemimpin monarki Inggris itu berkelakar, tanpa Inggris mungkin orang Amerika saat ini akan berbicara bahasa Prancis.

Inggris sempat menguasai Amerika Serikat, setelah mengalahkan Prancis.

Kedua pemimpin saling bertukar lelucon selama jamuan makan malam itu. Raja Charles membalas ledekan Trump sebelumnya yang menyebutkan sekutu-sekutu AS di Eropa menikmati manfaat dari kemenangan Perang Dunia II.

“Bapak Presiden, Anda baru-baru ini berkomentar, jika bukan karena Amerika Serikat, negara-negara Eropa akan berbicara bahasa Jerman. Saya berani menyampaikan, jika bukan karena kami, Anda akan berbicara bahasa Prancis,” kata Charles.

Pernyataan itu merujuk pada wilayah-wilayah di Amerika Utara yang pernah menjadi jajahan Inggris dan Prancis. Kekuatan kolonial bersaing memperebutkan kendali atas benua tersebut sebelum kemerdekaan AS, 250 tahun silam.

Saat KTT Davos, Swiss, pada Januari lalu, Trump mengatakan tanpa bantuan AS dalam Perang Dunia II, bangsa Eropa akan berbicara bahasa Jerman dan sedikit bahasa Jepang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut