Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis
WASHINGTON, iNews.id - Raja Charles III menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih, Selasa (28/4/2026). Pemimpin monarki Inggris itu berkelakar, tanpa Inggris mungkin orang Amerika saat ini akan berbicara bahasa Prancis.
Inggris sempat menguasai Amerika Serikat, setelah mengalahkan Prancis.
Kedua pemimpin saling bertukar lelucon selama jamuan makan malam itu. Raja Charles membalas ledekan Trump sebelumnya yang menyebutkan sekutu-sekutu AS di Eropa menikmati manfaat dari kemenangan Perang Dunia II.
“Bapak Presiden, Anda baru-baru ini berkomentar, jika bukan karena Amerika Serikat, negara-negara Eropa akan berbicara bahasa Jerman. Saya berani menyampaikan, jika bukan karena kami, Anda akan berbicara bahasa Prancis,” kata Charles.
Lagi, Trump Semprot Inggris-Prancis karena Tolak Bantu Perang Lawan Iran
Pernyataan itu merujuk pada wilayah-wilayah di Amerika Utara yang pernah menjadi jajahan Inggris dan Prancis. Kekuatan kolonial bersaing memperebutkan kendali atas benua tersebut sebelum kemerdekaan AS, 250 tahun silam.
Saat KTT Davos, Swiss, pada Januari lalu, Trump mengatakan tanpa bantuan AS dalam Perang Dunia II, bangsa Eropa akan berbicara bahasa Jerman dan sedikit bahasa Jepang.
Murka! Trump Kecam Inggris dan Spanyol gegara Tolak Bantu AS Serang Iran