Deretan Miliarder yang Makin Kaya Berkat AI, Siapa Saja?

Aditya Pratama
Kekayaan CEO Nvidia Jensen Huang telah naik 63,5 miliar dolar AS atau setara Rp994,58 triliun menjadi 107 miliar dolar AS atau setara Rp1.675 triliun. (Foto: nvidia.com)

Sejak saham Nvidia mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada bulan Juni, saham produsen chip tersebut telah mengalami beberapa turbulensi. Namun, saham perusahaan tersebut telah naik sekitar 158 persen sepanjang tahun ini, dan jika dibandingkan tahun lalu, sahamnya telah naik lebih dari 180 persen.

2. Michael Dell

Kekayaan pendiri sekaligus CEO Dell Technologies, Michael Dell meningkat 31,6 miliar dolar AS atau setara Rp494,94 triliun menjadi 110 miliar dolar AS atau setara Rp1.722 triliun. Mayoritas kekayaan Dell berasal dari sahamnya di perusahaan komputer yang setengahnya dimilikinya. 

Harga saham perusahaan telah naik sekitar 58,4 persen sepanjang tahun ini. Laba perusahaan pada tahun lalu meningkat signifikan, jauh dari ekspektasi analis yang didorong oleh permintaan untuk pengoptimalan AI dalam bisnis servernya.

3. Mark Zuckerberg

Harta CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg meningkat 78,1 miliar dolar AS atau setara Rp1.223 triliun sepanjang tahun ini menjadi 206 miliar dolar AS atau setara Rp3.226 triliun.

Saham Meta telah naik sekitar 69,5 persen sepanjang tahun ini. Zuckerberg menyebut bahwa Meta AI berada di jalur yang tepat untuk menjadi asisten AI yang paling banyak digunakan di dunia pada akhir tahun. 

4. Larry Ellison

Kekayaan bersih salah satu pendiri Oracle, Larry Ellison melonjak signifikan menjadi 206,8 miliar dolar AS atau setara Rp3.239 triliun. Saham Oracle telah naik sekitar 62,7 persen sepanjang tahun ini karena bisnis cloud-nya. Ellison memiliki kurang dari 40 persen saham Oracle yang beredar.

Total pendapatan kuartalan perusahaan naik 7 persen dari tahun sebelumnya, sementara pendapatannya naik 8 persen dalam mata uang konstan. Di divisi layanan cloud-nya, pendapatan Oracle naik 12 persen dari tahun ke tahun, sementara perusahaan naik 22 persen dalam mata uang konstan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bisnis Indonesia Awards Dorong Pemenang Terus Berinovasi Hadapi Tantangan Global

57 tahun lalu

MNC Digital Raih Bisnis Indonesia Award, Angela Tanoesoedibjo: Terus Berinovasi di Tengah Perkembangan AI

57 tahun lalu

MICoCS 2026 Bahas Masa Depan Komunikasi di Era AI, Akademisi Lintas Negara Soroti Ancaman hingga Peluang

57 tahun lalu

BEI Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp1,07 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal