Direvisi, Bank Dunia Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen di 2022

Rina Anggraeni
Ilustrasi Bank Dunia.

"Itu tetap tinggi di -7,9 persen selama kuartal pertama tahun ini," bunyi laporan Bank Dunia.

Pada sisi positifnya, penjualan ritel meningkat sebesar 11 persen antara Maret dan April sementara aktivitas manufaktur terus berkembang, didorong oleh permintaan eksternal dan harga komoditas yang lebih optimis.

Bank Dunia menilai, respons fiskal Indonesia terhadap Covid-19 kuat, tetapi penyesuaian pengeluaran telah dilakukan pada tahun 2021 berpotensi karena kendala pendapatan dan pembiayaan.

Paket respons fiskal Covid-19 ditingkatkan dari 3,8 persen menjadi 4,5 persen dari PDB antara 2020 dan 2021, termasuk untuk menyediakan dana untuk kampanye vaksinasi gratis.

Tapi itu termasuk pemotongan belanja bantuan sosial sekitar 0,3 poin persentase dari PDB.  Meskipun utang publik relatif rendah, ruang fiskal dibatasi oleh kombinasi basis pendapatan yang sempit dan pasar utang yang dangkal yang menyebabkan pembiayaan moneter defisit fiskal yang tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain.

"Namun, ketidakpastian tetap sangat tinggi dan risiko kerugian cenderung ke bawah," tulis Bank Dunia. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Nasional
18 hari lalu

Purbaya soal Bank Dunia Wanti-Wanti Defisit RI hingga 2027: Suka-Suka Dia

Nasional
19 hari lalu

Bank Dunia Proyeksi RI Defisit hingga 2027, Purbaya: Selama Ini Sering Meleset

Nasional
21 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp16.723 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal