Dirut PLN Sebut Penggunaan Mobil Listrik Lebih Mudah dari Motor Listrik

Mochamad Rizky Fauzan
Dirut PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, penggunaan mobil listrik lebih mudah dari motor listrik

"Tapi untuk commuting everyday, it's not a problem," ujarnya.

Darmawan menuturkan, sebagian besar pengguna kendaraan listrik memilih mengisi daya di home charging dibanding di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sementara, untuk motor listrik menjadi tantangan, sehingga PLN membangun teknologi penukaran baterai (battery swap).

Kendati demikian, menurutnya, penukaran baterai lebih murah dibanding dengan harga bahan bakar minyak (BBM) per liter.

"Begitu baterai swap harganya bukan Rp1.600 per kWh, tapi bisa sampai Rp4.000 per kWh jadi lebih mahal sedikit tapi dibanding Rp15.000 masih lebih murah," tuturnya.

Untuk penukaran baterai pun waktunya singkat, antara 1-1,5 menit saja. 
 
"Kita sudah bangun suatu sistem baterai swap yang butuh hanya 1 menit, 1,5 menit. Itu 1 liter listriknya masih 40 persen lebih murah daripada 1 liter bensin karena harus ada biaya investasi untuk swap-nya," tutur dia.

Selain itu, Darmawan menambahkan, juga ada membership lain-lain. Dengan demikian, untuk motor listrik memang menjadi tantangan yang tidak mudah dibanding dengan mobil listrik.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Mobil
1 hari lalu

Minat Mobil Listrik di Singapura Disebut Menurun, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Megapolitan
2 hari lalu

Kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Mobil Listrik Tabrak Separator Busway

Mobil
3 hari lalu

Hyundai Subscribe Percepat Adopsi Mobil Listrik di Indonesia

Mobil
13 hari lalu

Terungkap, Ada 91 Perusahaan Rakit Kendaraan Listrik di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal