Disamakan dengan Silicon Valey, Bukit Algoritma Harus Capai Indikator Ini

Suparjo Ramalan
Maket proyek Bukit Algoritma di Kabupaten Sukabumi yang digadang-gadang bakal menjadi Silicon Valley Indonesia. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Kawasan industri riset dan teknologi 4.0 Bukit Algoritma di Sukabumi, Jawa Barat, harus memiliki sejumlah indikator, jika ingin disamakan dengan Silicon Valley di California, Amerika Serikat (AS).

Menurut Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, indikator utama yang harus dimiliki Bukit Algoritma adalah menarik perusahaan teknologi dunia untuk berinvestasi di kawasan tersebut. 

Menurut dia, Bukit Algoritma sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) juga harus mampu menarik minat investor dengan brand yang kuat di indsutri teknologi. 

"Kalau suatu kawasan khusus tersebut bisa menarik brand-brand yang kuat industri yang lain pasti akan mengikuti itu, yang pertama indikator suksesnya," ujar Esther dalam Webinar, Kamis (15/4/2021). 

Bukit Algoritma akan dikelolah oleh Kiniku Bintang Raya KSO dan PT Bintang Raya Lokalestari. Dari analisanya, Esther mencatat, Bukit Algoritma akan menjadi produktif bila kedua industri melibatkan pihak universitas dan pemerintah. Sinergi ini didasarkan pada kebutuhan dari pengembangan riset berbasis teknologi itu sendiri. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil Tanggapi Proyek Bukit Algoritma di Sukabumi, Ini Katanya

57 tahun lalu

KEK RI Diminati Investor Eropa, Sektor Energi Hijau dan Teknologi Jadi Primadona 

57 tahun lalu

Pemerintah Bangun KEK Gudang Minyak Raksasa di Sumatra Gandeng Rusia

57 tahun lalu

Bahlil Ungkap Rencana Bentuk KEK untuk Bangun Gudang Minyak Raksasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal