Disney Akan PHK 7.000 Pekerja demi Hemat Biaya Rp83 Triliun

J Erna
Disney akan PHK 7.000 pekerja demi hemat biaya Rp83 triliun. Foto: Reuters

Dia juga mengatakan akan meminta dewan perusahaan untuk mengembalikan dividen pemegang saham pada akhir 2023. Iger juga akan memotong biaya 5,5 miliar dolar AS, yang terdiri dari 2,5 miliar dari penjualan serta biaya administrasi dan operasional lain, sedangkan penghematan 3 miliar dolar AS dari pengurangan konten, non-olahraga termasuk PHK. 

Reorganisasi menandai babak baru dalam kepemimpinan Iger. Sebelumnya Iger pernah menjabat sebagai CEO Disney pada 2005. Dia saat itu memperkuat Disney dengan mengakuisisi Pixar Animation Studios, Marvel Entertainment, dan Lucasfilm. 

Iger juga memposisikan ulang perusahaan untuk memanfaatkan revolusi streaming, mengakuisisi aset film dan televisi 21st Century Fox pada 2019 dan meluncurkan layanan streaming Disney+. Namun dia mengundurkan diri pada 2020 tetapi kembali menjabat pada November 2022.

Sekarang, Iger akan berupaya menempatkan bisnis streaming Disney di jalur pertumbuhan dan profitabilitas. Struktur baru ini juga memenuhi janji Iger untuk mengembalikan pengambilan keputusan kepada para pemimpin kreatif perusahaan, yang akan menentukan film dan serial apa yang akan dibuat serta bagaimana konten akan didistribusikan dan dipasarkan.

Ini menandai restrukturisasi ketiga Disney dalam lima tahun terakhir. Pertama mengatur ulang bisnisnya pada 2018 untuk mempercepat pertumbuhan bisnis streaming-nya, dan pada 2020 untuk lebih memacu pertumbuhan streaming.

Disney terakhir kali melakukan PHK selama puncak pandemi, yang diumumkan pada November 2020 akan memberhentikan 32.000 pekerja, terutama di taman hiburannya. PHK kemudian dilakukan pada paruh pertama 2021. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PHK Massal Mengancam, Andi Gani Yakin Pemerintah Bisa Selamatkan Buruh

57 tahun lalu

Mensesneg Pastikan 2 Pabrik Otomotif di Jatim Tunda Pindah ke Vietnam, Tak Ada PHK Massal

57 tahun lalu

Volkswagen Akan PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik di Jerman Terancam Tutup

57 tahun lalu

Gelombang PHK Ancam Daya Beli, Partai Perindo Dorong Proteksi Industri Padat Karya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal