Distribusi Paket Obat dan Bansos, Luhut: Pastikan Jangan Ada yang Terlewat

Suparjo Ramalan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Binsar Luhut Pandjaitan.

"Untuk seluruh anggota TNI dan Polri seluruh Pangdam, saya minta kalian betul-betul lihat di lapangan saat kalian memberikan paket obat dan bansos tersebut. Jangan ada yang kalian lewatkan," katanya. 

Pembagian sudah dilaksanakan sejak minggu lalu. Terdapat tiga paket obat yang didistribusikan untuk mereka yang melaksanakan isolasi mandiri dan juga yang berada dalam perawatan di rumah sakit (RS). Bansos juga sudah mulai dibagikan di berbagai daerah. 

Meski demikian, Luhut mengakui ketersediaan obat terapi bagi pasien Covid-19 masih terbatas. Keterbatasan obat disebabkan tingkat produksi dari Holding BUMN Farmasi masih pada kisaran 22 juta dosis per bulan. Sementara, untuk memenuhi kebutuhan saat ini perusahaan harus memproduksi di kisaran 30-50 juta dosis per bulan.

Karena itu, per Agustus 2021 pemerintah melalui PT Bio Farma (Persero) akan menambah stok obat-obatan hingga mencapai 30-50 juta dosis per bulan. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
7 hari lalu

Menkes soal Warga Sulit Cari Obat Influenza: Nggak Bisa Sembarangan Diberikan, Malah Bahaya

13 hari lalu

Apa Itu NAION, Efek Samping Bahaya Dikaitkan dengan Ozempic, Wegovy dan Zepbound?

13 hari lalu

Obat Ozempic, Wegovy dan Zepbound Diklaim Picu Gangguan Penglihatan Langka NAION, Ini Laporannya!

13 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal