Dongkrak Pembangkit Panas Bumi, Pemerintah Siapkan Skema Bisnis Baru

Mochamad Rizky Fauzan
Pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) terus mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir, dengan kapasitas terpasang saat ini mencapai 12 GigaWatt (GW). (foto: Ilustrasi PLTP/Okezone)

Arifin mengungkapkan, pembangkit listrik tenaga panas bumi ditargetkan mencapai 3,3 GW pada 2030. Pemerintah telah menyiapkan beberapa strategi untuk mendongkrak listrik panas bumi, antara lain adanya government drilling program yang menyediakan geothermal fund, sinergi BUMN, dan optimalisasi sumber daya ground field.

Dia mengungkapkan, upaya meningkatkan dan mempercepat pengembangan energi bersih menuju transisi energi akan membutuhkan beragam teknologi dan dukungan keuangan dari berbagai entitas yang meliputi pemerintah, organisasi internasional, lembaga keuangan, bisnis, serta para filantropi.

Akses penggunaan dan pemanfaatan teknologi juga harus dibuat lebih inklusif. Oleh karena itu, kata dia, akses dan pembiayaan yang terjangkau harus dijajaki secara masif.

"Saat ini Indonesia ada dua skema pembiayaan panas bumi yaitu geothermal energy uptstream development project dan geothermal resource risk mitigation yang merupakan kerja sama antara Kementerian Keuangan, PT SMI, dan Bank Dunia," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

ESDM: Porsi EBT di Bauran Energi Naik Jadi 15,75 Persen, Tambahan Terbesar dari PLTA

Nasional
9 hari lalu

Konsumsi Listrik Melonjak hingga 40,23 GW saat Malam Tahun Baru 2026

Nasional
28 hari lalu

Bahlil Laporkan Kompensasi dan Subsidi Listrik Capai Rp210 Triliun: Masih On the Track

Sains
1 bulan lalu

Indonesia Kembangkan Teknologi 3D Trasar untuk Panas Bumi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal