Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Athika R/MPI)
Iqbal Dwi Purnama

SURAKARTA, iNews.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, Indonesia ke depan bakal melarang ekspor beberapa komoditas. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan hilirisasi industri

Bahlil menegaskan, jika investor asing mau mengambil komoditas yang terkena larangan ekspor, maka perusahaan tersebut harus menggarap komoditas tersebut di Indonesia atau melakukan investasi.

"Indonesia yang telah melakukan investasi ke depan terhadap pengelolaan sumber daya alam, itu kita melakukan hilirisasi dalam rangka menciptakan nilai tambah," ujar Bahlil di Surakarta, Rabu (6/7/2022).

Indonesia telah melarang ekspor nikel, sehingga parbrik dari luar negeri harus datang ke Indonesia untuk menggarap nikel Indonesia. Adapun tahun ini Bahlil mengatakan pemerintah bakal melarang ekspor bauksit mentah.

"Terkait dengan nikel, saya pikir harus kita perjuangkan tidak hanya itu, tahun ini kita akan menyetop bauksit, melarang ekspor bauksit mentah," kata Bahlil.

Untuk tahun 2023, Bahlil menyebut pemerintah akan melarang ekspor timah. Di samping itu, menjadi ironi bahwa negara pengekspor timah terbesar di dunia adalah Indonesia. 

Namun, hal tersebut tidak dibarengi dengan terciptanya hilirisasi industri. Di mana Indonesia masih menjual barang mentahnya keluar negeri.

"Kita baru melakukan hilirisasi tidak lebih dari 5 persen, berapa kehilangan yang akan terjadi di negara kita," ucap Bahlil.


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT