Dia berharap saat turnamen digelar pada Maret 2021, vaksinasi tahap pertama sudah selesai dilakukan sehingga diperkirakan dapat membuka kesempatan pegolf mancanegara untuk ikut serta.
"Kalau kita lihat potensinya mungkin selain dari negara ASEAN ada beberapa negara lain yang bisa berpartisipasi. Bulan Maret ini kita harapkan tahapan pertama vaksin sudah selesai dan kondisi sudah memungkinkan bisa ada penambahan jumlah kegiatan sehingga mendorong terbukanya peluang usaha dan lapangan pekerjaan," kata Sandiaga.
Ketua Kadin Kota Batam, Jadi Rajagukguk mengatakan, wisata golf menjadi salah satu andalan sektor pariwisata di Kota Batam. Dalam sepekan, terdapat 1.000 sampai 3.000 pegolf yang bermain golf di berbagai titik di Kota Batam.
"Dengan event ini kami berharap dapat menumbuhkan kembali geliat perekonomian Kota Batam, kita harus gerak bersama termasuk dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat," katanya.