Dubai sewakan superyacht hingga hotel bertema Piala Dunia, tarifnya bikin geleng kepala. Foto: Reuters
Suparjo Ramalan

DUBAI, iNews.id - Uni Emirat Arab yang bertetangga dengan Qatar mendapatkan manfaat dari gelaran Piala Dunia. Pasalnya, menurut Dewan Olahraga Dubai, kota mewah itu diperkirakan akan mendapatkan tambahan sekitar 1 juta turis selama turnamen bola paling bergengsi tersebut. 

CEO Dubai Airports Paul Griffiths pada Agustus 2022 lalu mengatakan, Dubai sebagai gerbang utama ke Piala Dunia di Qatar. Dia memperkirakan jumlah turis ke Dubai akan lebih banyak dibanding ke Qatar. 

Dubai yang menjadi tetangga Qatar memanfaatkan reputasinya sebagai kota hipermodern yang lebih liberal dan berkembang dari pada Qatar serta mengiklankan tempat-tempat wisata mewah yang dikembangkannya. 

Dubai terkenal dengan pengalaman luar biasa dan unik, seperti kompleks lereng ski dalam ruangan di padang pasir, kolam berendam buatan manusia terdalam di dunia, gedung tertinggi di dunia, dan kincir terbesar di dunia. Sekarang ditambahkan pengalaman khusus bertema Piala Dunia, sekaligus memanfaatkan fakta bahwa Qatar, negara dengan penduduk 3 juta orang, sedang berjuang untuk mengakomodasi semua turis yang diperkirakan banyak dari mereka akan memilih menginap di Dubai.

Hal ini dimungkinkan karena "match day air shuttles" yang dioperasikan Qatar Airlines dan maskapai berbiaya rendah FlyDubai yang berbasis di Dubai, yang memungkinkan pelancong memesan penerbangan pulang-pergi pada hari yang sama dari Dubai atau Oman terdekat untuk menghadiri pertandingan di Qatar dan kembali dalam waktu kurang dari 24 jam.

"Hanya satu jam perjalanan dari Qatar dengan penerbangan, Dubai adalah tujuan yang akrab bagi para pelancong global," kata peneliti di School of Government Mohammed bin Rashid, Taufiq Rahim, dikutip dari CNBC International, Sabtu (26/11/2022). 

"Infrastruktur pariwisatanya dan persyaratan masuk yang mudah membuatnya menjadi basis yang nyaman bagi para penggemar Piala Dunia," imbuh dia.

Qatar diperkirakan hanya menyediakan 45.000 kamar hotel pada awal November, menurut Cushman & Wakefield Qatar, dengan akomodasi turnamen didukung oleh kapal pesiar, fasilitas berkemah, apartemen, dan vila. Sementara Dubai memiliki lebih dari 140.000 kamar hotel, menurut perusahaan data hotel STR.

Di sekitar bagian UEA yang berbeda, 43 zona untuk menonton pertandingan telah disiapkan, dengan beberapa yang terbesar, seperti zona BudX resmi Budweiser di Pelabuhan Dubai, yang cukup untuk menampung 10.000 penggemar setiap hari dengan pertandingan ditayangkan di layar seluas 3.552 kaki persegi. Bahkan ada hotel bertema sepak bola di kepulauan Palm buatan Dubai, tempat para penggemar bola dapat menginap sambil keluar masuk Doha untuk menyaksikan pertandingan harian.

Adapun pendapatan Dubai tidak hanya berasal dari penginapan hotel dan restoran. Pengunjung juga dapat menyewa superyachts dengan tarif puluhan ribu dolar AS per malam untuk menonton pertandingan sambil berlayar melewati Teluk Persia.

Xclusive Yachts, perusahaan kapal pesiar swasta terbesar di UEA, menawarkan pengalaman lintas laut paling mewah seharga 20.000 dolar AS atau Rp313 juta per malam di superyacht tri-deck lengkap dengan skydeck, bar Onboard, skylounge, lima Kabin, dan koki berbintang Michelin yang menyajikan makanan adiboga.

"Kami perkirakan lebih dari 300 persen (kenaikan) dalam pemesanan Yacht pada bulan November dan Desember terutama karena pengunjung Piala Dunia dan Qatar yang juga mencari kegiatan rekreasi di Dubai," ucap Direktur Pelaksana Amit Patel.

Lalu lintas penerbangan juga meningkat. Bandara Dubai pada pertengahan November mengumumkan 120 penerbangan antar-jemput akan terbang masuk dan keluar dari bandara Pusat Dunia Dubai setiap hari sejak dimulai dan berakhirnya turnamen pada 20 November hingga 18 Desember 2022.

CEO Flydubai, Ghaith Al Ghaith mengatakan, hampir semua penerbangan match-day ke Doha dalam kapasitas penuh.

"Ini adalah pola yang tampaknya akan berlanjut selama beberapa hari dan minggu ke depan," ujar Al Ghaith.

Flydubai dan Qatar Airways bersama-sama menjalankan penerbangan match day shuttle antara DWC dan Doha. Dengan penambahan penerbangan dari bandara utama Dubai, Dubai International (DXB), wisatawan dapat mengejar penerbangan setiap 30 hingga 50 menit.

Dan seperti segala sesuatu di Dubai, ada pilihan mewah jika Anda memiliki uang tunai untuk dibelanjakan, di mana perusahaan penyewaan jet pribadi telah mengalami ledakan bisnis, dengan beberapa penggemar bersedia membayar jumlah yang menggiurkan untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia.

"Kami tentu melihat peningkatan besar dalam lalu lintas antara Dubai dan Doha selama beberapa bulan mendatang," kata Oleg Kafarov, Direktur Pengembangan Portofolio dan Komunikasi di perusahaan jet sewaan swasta Jetex yang berbasis di Dubai.

Jetex menawarkan dua paket, yakni layanan jet pribadi lengkap dengan harga 65.340 dolar AS atau Rp1,02 miliar untuk maksimal 10 penumpang, atau kursi individu dengan harga masing-masing 7.895 dolar AS atau Rp123,6 juta. Waktu penerbangan antara Dubai dan Doha kira-kira 1 jam.

Perusahaan bahkan mempercantik terminal VIP di bandara DWC sebagai zona penggemar Piala Dunia, dengan lapangan sepak bola mini dan dekorasi bertema lainnya. 

meski harganya mahal, namun permintaan penerbangan pribadi secara signifikan lebih tinggi dari tahun lalu.
Chief Commercial Officer untuk perusahaan charter swasta VistaJet, Ian Moore mengatakan, lebih dari 70 penerbangan jet eksekutifnya ke Qatar untuk pertandingan sudah dipesan.

"Kami sangat menganjurkan klien kami untuk memesan dengan sedini mungkin, bahkan dengan jet pribadi, mengingat pembatasan, dan jumlah volume penerbangan, Anda harus terorganisir dengan baik dan terstruktur dengan baik," tuturnya.



Editor : Jujuk Ernawati

BERITA TERKAIT