ECB Bakal Kerek Suku Bunga 50 Bps di Februari dan Maret 2023

Dinar Fitra Maghiszha
ECB bakal kerek suku bunga 50 bps di Februari dan Maret 2023. Foto: Reuters

Knot telah mengajukan untuk melakukan pengetatan pada pekan lalu. Alasannya, inflasi yang mendasarinya masih meningkat. 

"Berdasarkan data Desember, kami melihat penurunan pertama pada inflasi utama, tapi itu sepenuhnya karena efek dasar dan inflasi energi yang lebih rendah. Kami fokus pada inflasi inti, sayangnya, tidak ada kabar baik. Karena masih naik. Tekanan inflasi yang mendasari belum menunjukkan tanda-tanda mereda," tutur Knot, dikutip dari The Economist.

Sementara itu, ECB pada 2022 lalu telah menaikkan suku bunga deposito sebesar 250 bps menjadi 2 persen. Ekonom dalam survei Bloomberg memperkirakan suku bunga tersbeut akan melonjak menjadi 3,25 persen pada musim panas. 

Kendati demikian, sejumlah pejabat mempertimbangkan untuk memperlambat laju pengetatan. Menurut sumber, itu karena tekanan harga mereda dan biaya energi turun.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

2 hari lalu

Inflasi Tahunan Juli 2026 Capai 2,88 Persen, BPS Ungkap Pemicunya

8 hari lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Soroti Efek Domino ke Ekonomi RI

12 hari lalu

Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal