Efisien, Biaya Operasional Kilang Pertamina Kini Lebih Murah dari Singapura

Mochamad Rizky Fauzan
Biaya operasional kilang yang dikelola Pertamina kini lebih hemat dan mampu bersaing dengan milik perusahaan energi dunia di kawasan Asia Pasifik. (Foto: Istimewa)

Saat ini, untuk pengadaan minyak mentah, Pertamina mampu bersaing di pasar global, yaitu senilai 69,246 dolar AS per barel, lebih rendah ketimbang perusahaan lain yang berada di angka 69,46 dolar AS per barel.

“Bahkan, biaya operasional sebuah perusahaan migas lainnya justru jauh di atas penghematan yang dilakukan Pertamina, yakni 71,80 dolar AS per barel,” kata dia. 

Taufik menyebut, dengan program refinery development master plan (RDMP) yang terus berjalan, kilang Pertamina juga menjadi lebih fleksibel dalam mengolah berbagai jenis minyak mentah.

Berkat upaya tersebut, lanjutnya, rata-rata net cash margin (NCM) Pertamina sangat positif, yakni sebesar 4,88 dolar AS per barel. Keberhasilan ini bahkan jauh dibandingkan dengan Malaysia Petronas yang mencapai 1,56 dolar AS per barel.

“Upaya menekan biaya operasi terus kami lakukan. Salah satunya dengan penurunan biaya pembelian crude karena porsi terbesar dalam produksi bahan bakar minyak (BBM) adalah biaya pembelian minyak mentah yang mencapai 92 persen dari biaya pokok produksi,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 6 Juli 2026, Simak sebelum Bepergian!

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 5 Juli 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

57 tahun lalu

Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026, Tingkatkan Efisiensi

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 4 Juli 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal