Ekonom Nilai Keputusan BI Naikkan Suku Bunga gegara The Fed hingga Konflik Timur-Tengah

Atikah Umiyani
Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan (Dok. BI)

Josua menilai, ke depan, arah kebijakan moneter BI terkait suku bunga kebijakan akan sangat bergantung pada perkembangan ekonomi global, terutama di AS dan Timur Tengah. 

Sebelumnya, BI menyatakan bahwa keputusan untuk memangkas BI-rate tidak akan bergantung pada keputusan The Fed terkait suku bunga kebijakannya. Namun, pada pertemuan 24 April, tone pernyataan BI tampaknya telah berubah. 

"Kami mengantisipasi bahwa arah pergerakan BI-rate ke depan akan sangat dipengaruhi oleh arah pergerakan suku bunga acuan The Fed. Ruang penurunan BI-rate akan terbuka setelah The Fed melakukan pemangkasan suku bunga acuan," urainya.

Lebih lanjut Josua juga memperkirakan, dari sisi inflasi, dalam jangka pendek, terutama di semester I 2024, inflasi akan tetap tinggi karena peningkatan inflasi pangan terkait dengan fenomena El Niño. 

"Namun, pada Semester II 2024, kami mengantisipasi bahwa tekanan dari inflasi pangan akan mulai berkurang," ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

BI: Juda Agung Mundur dari Deputi Gubernur sejak 13 Januari

Nasional
8 jam lalu

Wamen Thomas Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI, Purbaya: Saya Dukung

Nasional
10 jam lalu

Istana Ungkap Juda Agung Mundur dari Deputi Gubernur BI

Nasional
3 hari lalu

Rupiah Sepekan Anjlok 0,58 Persen, Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal