Ekspansi Bisnis ke Batu Bara, Pendapatan IATA Ditargetkan Naik 3 Kali Lipat

Anggie Ariesta
Ekspansi bisnis ke batu bara, pendapatan IATA ditargetkan naik 3 kali lipat . (Foto: dok iNews)

"Jadi besar sekali kalau sumber dayanya, sudah berproduksi 2,5 juta metrik ton pendapatan 1,1 triliun, sangat profitable dari 2 perusahaan tadi," ujarnya.

Menurut Hary, total 7 IUP yang baru dengan dua perusahaan akan jalan produksi, 5 mulai tahun depan itu memiliki sumber daya 1,4 miliar metrik ton.

"Diharapkan kapasitas produksi tahun 2022, mudah-mudahan kinerja pendapatan perseroan bisa meningkat 3 kali lipat lebih," ucapnya.

Tahun ini, harga batu bara diprediksi akan terus melejit dampak permintaan yang tinggi dan pasokan yang terus menyusut. Kenaikan ini tentunya turut mendongkrak harga batu bara nasional.

"Dengan berubahnya bisnis utamanya tambang batu bara nanti dikembangkan juga, arahnya sudah bulat IATA jadi perusahaan batu bara end-to-end," ujar Hary.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun

57 tahun lalu

Kolaborasi MNC Sekuritas-MNC Bank Tingkatkan Literasi Keuangan dan Perbankan Digital Generasi Muda di UNAS

57 tahun lalu

Menhut Tawarkan Skema Investasi Konservasi Alam di Forum Internasional

57 tahun lalu

Menkes Ungkap Ada Kesenjangan Tunjangan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, Mahakam Ulu Rp80 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal