Ekspor Mobil Indonesia Terancam Diambil Alih Thailand dan Vietnam

Riyandy Aristyo
Indonesia belum bisa mengendalikan pandemi virus corona, Gaikindo khawatir ekspor mobil terancam direbut Thailand dan Vietnam. (Foto: Dok/TMMIN)

Seperti diketahui, Gaikindo memprediksi ekspor mobil Indonesia pada 2020, turun hingga 50 persen akibat virus corona. Target ekspor mobil yang awalnya sebesar 350 ribu-450 ribu unit, harus direvisi menjadi 175 ribu hingga 200 ribu unit.

"Kita terus bekerja keras dengan pemerintah untuk memberikan stimulus, sehingga saat pandemi virus corona berakhir di Indonesia industri otomotif Indonesia bisa terus tumbuh," ujar Nangoi.

Sebagai informasi, Gaikindo sudah mengajukan tiga stimulus kepada Kementerian Perindustrian, yakni relaksasi pajak, kemudahan proses importasi dan optimalisasi kapasitas produksi yang sudah tersedia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
17 hari lalu

Kapalkan 1,3 Juta Unit Mobil, Chery Jadi Produsen China Pengekspor Terbanyak di Dunia

Internasional
19 hari lalu

Kanada Sepakat Pangkas Tarif Kendaraan Listrik China Jadi 6,1 Persen

Mobil
29 hari lalu

Lewat GJAW 2025, BYD Kian Aktif Dukung Industri Otomotif Nasional

Aksesoris
1 bulan lalu

Otomotif Indonesia 2025 Hadapi Tantangan, Kolaborasi Lintas Sektor Diperlukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal