Elon Musk Serukan AS Perlu Tingkatkan Produksi Minyak Gara-gara Rusia Invasi Ukraina

Suparjo Ramalan
Elon Musk serukan AS perlu tingkatkan produksi minyak gara-gara Rusia invasi Ukraina.

NEW YORK, iNews.id - Orang terkaya dunia Elon Musk mengatakan, produksi bahan bakar fosil lebih banyak dibutuhkan karena Rusia menginvasi Ukraina. Bahkan, meski itu buruk bagi perusahaan mobil listriknya, Tesla. 

"Benci mengatakannya tapi kita perlu segera meningkatkan produksi minyak dan gas," tulis Musk dalam akunnya di Twitter, saat invasi Rusia ke Ukraina menghentikan pasokan bahan bakar dan membuat harga gas naik, dikutip dari Bloomberg, Senin (7/3/2022). 

Musk menginsyaratkan adopsi model listrik dan pergeseran yang lebih luas ke energi terbarukan tidak bisa dipercepat untuk melindungi konsumen dari kenaikan harga dalam jangka pendek. 

"Jelas, ini akan berdampak negatif pada Tesla, tetapi solusi energi berkelanjutan tidak dapat bereaksi secara instan untuk menebus ekspor minyak dan gas Rusia," ujar Musk. 

Dia menulis itu saat pemerintahan Amerika Serikat (AS) menimbang larangan impor minyak mentah Rusia dari AS, setelah sebelumnya menolak gagasan itu, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Para pemimpin industri minyak di AS juga menyerukan dukungan untuk meningkatkan produksi minyak.

Minyak membatasi kenaikan mingguan terbesarnya pada Jumat lalu (4/3/2022). Sementara komoditas dari tanaman dan logam hingga gas juga melonjak akibat dampak invasi Rusia ke Ukraina.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internasional
20 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
1 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal