Erick Thohir Ingin IFG Seperti Ping An Insurance, yang Masuk Fortune Global 500

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Ant)

Tak hanya IFG, industri jasa keuangan Indonesia secara keseluruhan dinilai perlu bertransformasi dan melakukan inovasi. Hal ini agar tujuan menjadi pilar kekuatan ekonomi yang memberikan kontribusi bagi pelanggan dan pemegang saham bisa diwujudkan. 

"Terbaik bagi pelanggannya, tapi juga memberikan nilai bagi pemegang saham dan masyarakat. Saya menyambut baik terbentuknya IFG Progres sebagai ide baru yang inovatif progresif dan berlandaskan akhlak untuk menjadi rujukan pembuat kebijakan, praktisi, akademisi dalam memajukan industri jasa keuangan serta meningkatkan literasi jasa keuangan," tutur Erick. 

Erick menjelaskan, perjalanan transformasi ekonomi BUMN dan industri jasa keuangan yang lebih maju dan lebih kuat memerlukan pemikiran yang progresif dan sinergi yang erat, hingga tata kelola yang baik. Kolaborasi ini bisa mengatasi semua tantangan dan memaksimalkan semua potensi yang dimiliki. 

IFG secara resmi telah mendapat izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor KEP-19/D.05/2021 tentang Pemberian Izin Usaha di Bidang Asuransi Jiwa Kepada PT Asuransi Jiwa IFG.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Soccer
15 jam lalu

Erick Thohir Dituding Dalangi Laporan Pemalsuan Dokumen FAM ke FIFA

Bisnis
4 hari lalu

BEI Pastikan Dana Pensiun dan Asuransi Aman Masuk Pasar Saham

All Sport
5 hari lalu

Erick Thohir Bertemu Menpora Malaysia jelang SEA Games 2027, Ini yang Dibahas!

Bisnis
7 hari lalu

BTN Beri Bocoran Besaran Dividen hingga Rencana Akuisisi Asuransi Binagriya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal