Erick Thohir Ingin Merger 3 Perusahaan Panas Bumi untuk Maksimalkan EBT

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir berencana melakukan penggabungan usaha (merger) perusahaan panas bumi di PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan Star Energy. (foto: Ilustrasi PLTP/Okezone)

"Kita mendorong yang namanya investasi renewable energy. Kuta juga melihat potensi geothermal Indonesia, kita salah satu yang terbesar di dunia kurang lebih 24 GW, hari ini kita baru men-develop 2,1 (GW) kalau tidak salah," kata dia. 

PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di pasar modal Indonesia. Perusahaan diminta meningkatkan bisnisnya di sektor panas bumi. 

Dalam mengembangkan bisnis panas bumi, kata Erick, PGE perlu mencari dana tambahan melalui menghimpun dana publik di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

"Kita berupaya agar PGE bisa mendapatkan akses dana tambahan untuk pengembangan panas bumi, salah satunya dengan go public," tuturnya.

IPO PGE rencananya dilakukan pada November atau Desember 2022 mendatang. Aksi ini menjadi bagian dari reformasi BUMN senilai 606 miliar dolar AS. Valuasi PGE yang bergerak di bidang pemanfaatan energi panas bumi diperkirakan mencapai 2,2 miliar dolar AS atau setara Rp32 triliun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
20 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, Cek Perbandingannya!

22 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 28 September 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

1 hari lalu

Mobil Tangki LPG Kecelakaan di Tol Jagorawi, Pertamina Pastikan Penanganan Sesuai Prosedur

2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 27 September 2026, Lengkap di Seluruh Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal