Berbeda dengan kebanyakan pejabat, Menteri BUMN tak disambut dengan prosesi pengalungan bunga saat tiba di Unpri. Bersama mahasiswa, Erick Thohir justru memasuki area gedung dengan tarian challenge khas Tiktok yakni Suling Sakti Spongebob.
Dia pun bertukar pikiran dengan para mahasiswa terkait adaptasi model industri dam bagaimana dapat mensinergikan antara kebutuhan industri dengan riset maupun persiapan SDM perguruan tinggi di masa depan.
Menteri BUMN menyampaikan, saat ini dunia tengah menghadapi lima tantangan yang meliputi dinamika geoekonomi, kondisi demografi, keberlanjutan lingkungan, disrupsi teknologi dan digitalisasi, dan ketahanan kesehatan.
Tantangan in, lanjutnya, harus diantisipasi baik oleh pemerintah pusat, maupun civitas academica. Bukan hanya untuk kepentingan industri, namun juga untuk arah pengembangan riset serta pengetahuan.
"Salah satu permasalahan yang kita hadapi saat ini adalah belum sinkronnya riset maupun materi ajar di ruang kelas, dengan perkembangan zaman. Sehingga, Indonesia cenderung defisit talenta digital. Padahal nantinya, akan terbuka banyak model bisnis baru yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia atau knowledge based economy. Sebaliknya, beberapa pekerjaan yang ada sekarang, akan semakin tidak relevan ke depannya," ucap Erick Thohir.