Erick Thohir Perintahkan BUMN Perikanan Segera Merger

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir memerintahkan perusahaan perikanan Perum Perikanan Indonesia (Perindo) dan PT Perikanan Nusantara (Perinus) segera merger. (Foto: Sindonews)

Merger juga dilakukan sebagai langkah antisipatif menghilangkan benturan di pasar lantaran Perindo dan Perinus memiliki kesamaan pangsa pasar, bidang usaha dan sumberdaya perusahaan. Padahal dua BUMN Perikanan seharusnya kompak bekerja bersama alih-alih menjadi pesaing satu sama lain.

Fatah menambahkan untuk mengantisipasi kondisi persaingan yang semakin ketat dan meningkatkan daya saing BUMN ditingkat nasional, regional dan internasional, maka perlu dilakukan restrukturisasi dan penguatan bisnis BUMN-BUMN. Hal itu berguna untuk menghasilkan lini bisnis yang terintegrasi secara horisontal, dimana tidak ada lagi persaingan memperebutkan pasar yang sama. 

Restrukturisasi ini harus dapat menghasilkan manajemen tunggal yang mengendalikan jalannya perusahaan dan memanfaatkan seluruh sumber daya perusahaan yang ada di kedua BUMN perikanan tersebut. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan nilai BUMN serta kontribusi BUMN kepada ekonomi nasional.

“Adapun manfaat merger bagi masyarakat yaitu peningkatan kualitas dan luasnya jangkauan layanan. Ini otomatis dapat memberikan manfaat yang lebih besar,” kata Fatah.

Perum Perindo memproyeksikan sasaran usaha strategis Perindo pasca penggabungan dalam 5 tahun ke depan adalah untuk mencapai target pendapatan Rp10,20 Triliun dengan laba Rp1,06 Triliun dan total aset Rp5,87 triliun.

Perum Perindo merupakan anggota dari BUMN Klaster Pangan. Adapun BUMN Klaster Pangan dipimpin oleh PT RNI (Persero) dengan anggota klaster antara lain Perum Perikanan Indonesia, PT Berdikari (Persero), BGR Logistic, PT Garam (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Pertani (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), dan PT Sang Hyang Seri (Persero).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
All Sport
1 jam lalu

SEA Games 2027 Malaysia: Daftar Cabor Masih Negosiasi, Kemenpora Tancap Gas

Soccer
12 jam lalu

Erick Thohir Buka Suara soal Ricuh Persib vs Ratchaburi, Tunggu Vonis AFC

Soccer
15 jam lalu

Respons Berkelas Erick Thohir usai Namanya Diseret dalam Skandal Naturalisasi Malaysia ke FIFA

Soccer
5 hari lalu

Erick Thohir Dituding Dalangi Laporan Pemalsuan Dokumen FAM ke FIFA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal