Erick Thohir Ungkap Kelemahan Kementerian BUMN di Masa Lalu, Apa Itu?

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN, Erick Thohir, saat menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Jumat (3/2/2023). (Foto: dok iNews)

"Masalah di BUMN sudah saya investigasi sejak awal yakni besar, tambun, namun lambat, atau dalam bahasa akademik tidak memiliki pondasi fisik yang diperlukan untuk dapat bergerak lincah, reaktif, dan adaptif," ujar Menteri BUMN. 

Perkara tersebut membuat bisnis BUMN cenderung stagnan atau tidak mengalami transformasi. Dari hasil identifikasi ditemukan bahwa Kementerian BUMN cenderung birokratis, BUMN terlalu besar dari segi jumlah sehingga membuat perusahaan tidak fokus, lalu tidak adanya satu nilai atau sistem yang mengikat.

"Saya mengidentifikasikan ada tiga masalah utama di BUMN yakni organisasi, Kementerian (BUMN) yang cenderung birokratis, organisasi BUMN terlalu besar dan tidak fokus, serata tidak adanya satu nilai yang mengikat," kata Erick Thohir.

Usai mengungkapkan biang kerok stagnasi bisnis perseroan negara, Erick lantas merumuskan program utama yang disebut sebagai transformasi BUMN. 

Untuk bisa merealisasikannya, dia menggunakan pendekatan operations strategy sebagai satu strategi untuk mengeksekusi program transformasi BUMN.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
All Sport
24 jam lalu

Erick Thohir Bongkar 20 Program Besar Kemenpora 2026, Ada Dana Pensiun Atlet!

All Sport
2 hari lalu

Ranking Janice Tjen Melejit ke 36 Dunia, Menpora Erick Thohir Langsung Kirim Pesan Tegas

Soccer
3 hari lalu

Erick Thohir Sebut FIFA Series 2026 Ujian Mental Timnas Indonesia

All Sport
4 hari lalu

Erick Thohir Pastikan PON 2028 Tetap di NTB-NTT, Tak Ada Pembangunan Fasilitas Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal