“Proposal ini menguraikan rencana jangka panjang bisnis Garuda serta sejumlah penawaran dalam pengelolaan kewajiban bisnis kami dengan para lessor, kreditur, dan para pemasok utama," ujar Irfan.
2. Lessor dan Kreditur Akan Meninjau Ulang
Setelah menerima proposal restrukturisasi utang Garuda Indonesia, lessor dan kreditur akan meninjau ulang isi proposal yang ditawarkan manajemen emiten dengan kode saham GIAA itu. Ada dua kemungkinan proposal diterima atau ditolak lessor dan kreditur.
3. Skema Proposal Restrukturisasi Utang Disampaikan Melalui Kanal Data Digital
Manajemen Garuda Indonesia menyatakan skema proposal restrukturisasi utang akan disampaikan melalui kanal data digital yang dapat diakses secara real time oleh seluruh lessor, kreditur, maupun pihak terkait lainnya.
Setiap informasi di kanal tersebut mengacu pada ketentuan non-disclosure agreement yang telah disepakati seluruh pihak. Kanal tersebut akan mempermudah kreditur dan lessor untuk meninjau dokumen serta memberi tanggapan balik.
"Karena ini merupakan bagian dari komitmen Garuda yang menegakkan prinsip-prinsip transparansi dan fairness/kejujuran serta menciptakan komunikasi konstruktif dengan semua kreditur,” kata Irfan.