Fakta-fakta Proposal Restrukturisasi Utang Garuda Indonesia, Nomor 1 Jadi Penentu

Shelma Rachmahyanti
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyampaikan skema proposal restrukturisasi utang kepada lessor dan kreditur. Adapun total utang perusahaan mencapai 9,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp139 triliun.

Meskipun telah menyampaikan skema proposal, proses restrukturisasi BUMN penerbangan itu, masih sangat panjang, karena sangat bergantung pada keputusan pihak penyewa pesawat (lessor). 

Berikut fakta-fakta Garuda Indonesia serahkan proposal restrukturisasi utang yang dirangkum MNC Portal di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

1. Penyerahan Proposal Jadi Penentu

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyebut, penyerahan proposal menjadi langkah awal dari keseluruhan proses restrukturisasi utang perseroan. 

Dengan demikian, proposal yang telah diserahkan Garuda Indonesia jadi penentu untuk upaya menangani permasalahan keuangan perusahaan. Proposal tersebut juga menyertakan skema restrukturisasi yang ditawarkan manajemen Garuda Indonesia kepada pihak lessor.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
25 hari lalu

Dirut Garuda Buka Suara soal Viral Kabar Awak Kabin Patah Tulang usai Pesawat Turbulensi

Nasional
1 bulan lalu

Garuda Indonesia Siap Terbangkan 102.502 Jemaah Haji 2026 

Nasional
2 bulan lalu

Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Baru Meski Kantongi Rp23,67 Triliun dari Danantara 

Nasional
2 bulan lalu

Banyak Pesawat Garuda Tak Bisa Terbang, Danantara Ungkap Bebani Perusahaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal