G7 Sepakat Beri Batasan Harga Minyak Rusia, Begini Reaksi Kremlin

Aditya Pratama
Anggota G7 sepakat mengenakan batas harga pada minyak Rusia. Kremlin menyebut akan berhenti menjual minyak ke negara yang berlakukan batasan harga. (Foto: Reuters)

Para analis menyampaikan, China dan India yang merupakan mitra dagang utama Rusia, mungkin tidak mengikuti kebijakan G7 tentang minyak Rusia. Dua negara itu belum bergabung dengan sanksi Barat yang menargetkan Rusia.

Harga energi telah melonjak sejak Rusia menginvasi Ukraina dan pendapatan dari penjualan minyak telah membantu membiayai agresi Vladimir Putin. 

Faktanya, minyak dari Rusia jauh lebih murah daripada minyak mentah dari sumber lain selama berbulan-bulan, karena kombinasi sanksi resmi dan keengganan beberapa pihak untuk memperdagangkannya. Tetapi, penyulingan di tempat-tempat seperti India dan China masih dengan senang hati membelinya, dan sebagai hasilnya pundi-pundi Rusia telah terisi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

57 tahun lalu

Bahlil Ungkap Rencana Bentuk KEK untuk Bangun Gudang Minyak Raksasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal