Gaikindo Ungkap Penyebab Penggunaan Kendaraan Listrik Masih Rendah

Heri Purnomo
Ilustrasi kendaraan listrik. (Foto: dok iNews)

"Proses charging kendaraan listrik cukup lama, bisa dua jam bahkan ada yang lebih dari itu," ungkap Kukuh.

Dia menjelaskan, masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan pengisian bahan bakar dengan cepat, sehingga ketika pengisian battery terlalu lama tidak banyak diminati. 

Sementara untuk kendaraan alternatif lain seperti kendaraan Hybrid mengalami pertumbuhan yang signifikan.

"Saya tidak ingat datanya, namun pertumbuhan cukup tajam, walaupun angkanya masih dikisaran 2.000-an," tutur Kukuh.

Hal itu dikarenakan kendaraan Hybrid bisa dalam beberapa situasi, mesin dapat mati sepenuhnya, hanya mengandalkan baterai. Baterai diisi dengan menangkap energi dari sistem pengereman atau langsung dari mesin bensin.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
16 jam lalu

10 Mobil Terlaris di Indonesia Juli 2026, Kendaraan Listrik Bertengger di Peringkat Atas   

2 hari lalu

Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Tembus 81.115 Unit, Naik 33,3 Persen Dibanding Tahun Lalu

6 hari lalu

Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional: Cicilan Diringankan, Tanpa DP

6 hari lalu

Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional di Cikarang Bekasi: Contoh Indonesia Incorporated

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal