Gaikindo Ungkap Penyebab Penggunaan Kendaraan Listrik Masih Rendah

Heri Purnomo
Ilustrasi kendaraan listrik. (Foto: dok iNews)

"Proses charging kendaraan listrik cukup lama, bisa dua jam bahkan ada yang lebih dari itu," ungkap Kukuh.

Dia menjelaskan, masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan pengisian bahan bakar dengan cepat, sehingga ketika pengisian battery terlalu lama tidak banyak diminati. 

Sementara untuk kendaraan alternatif lain seperti kendaraan Hybrid mengalami pertumbuhan yang signifikan.

"Saya tidak ingat datanya, namun pertumbuhan cukup tajam, walaupun angkanya masih dikisaran 2.000-an," tutur Kukuh.

Hal itu dikarenakan kendaraan Hybrid bisa dalam beberapa situasi, mesin dapat mati sepenuhnya, hanya mengandalkan baterai. Baterai diisi dengan menangkap energi dari sistem pengereman atau langsung dari mesin bensin.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Mobil
2 hari lalu

Akhir Tahun Jadi Penyelamat, Penjualan Mobil 2025 Tembus 833 Ribu Unit

Mobil
4 hari lalu

Grab dan GAC Siapkan 20.000 Armada Kendaraan Listrik di Asia Tenggara

Nasional
5 hari lalu

Pengguna EV Naik saat Libur Nataru, Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak 479 Persen

Mobil
7 hari lalu

Pasar Mobil Seret, Industri Otomotif Tahan Napas Tunggu Kepastian Insentif 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal