Gaikindo Ungkap Penyebab Penggunaan Kendaraan Listrik Masih Rendah

Heri Purnomo
Ilustrasi kendaraan listrik. (Foto: dok iNews)

"Proses charging kendaraan listrik cukup lama, bisa dua jam bahkan ada yang lebih dari itu," ungkap Kukuh.

Dia menjelaskan, masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan pengisian bahan bakar dengan cepat, sehingga ketika pengisian battery terlalu lama tidak banyak diminati. 

Sementara untuk kendaraan alternatif lain seperti kendaraan Hybrid mengalami pertumbuhan yang signifikan.

"Saya tidak ingat datanya, namun pertumbuhan cukup tajam, walaupun angkanya masih dikisaran 2.000-an," tutur Kukuh.

Hal itu dikarenakan kendaraan Hybrid bisa dalam beberapa situasi, mesin dapat mati sepenuhnya, hanya mengandalkan baterai. Baterai diisi dengan menangkap energi dari sistem pengereman atau langsung dari mesin bensin.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Akselerasi Kendaraan Listrik, Ekosistem dan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

57 tahun lalu

Baru Ada 4.892 SPKLU di Indonesia, Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur EV

57 tahun lalu

Armada Kendaraan Listrik Grab Tembus 28.000 Unit, Target Tambah 3 Kali Lipat hingga Akhir Tahun

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal