Gapensi: Proyek Infrastruktur Skala Kecil Dikuasai Anak Usaha BUMN

Isna Rifka Sri Rahayu
Proyek infrastruktur. (Foto: ilustrasi/Okezone)

"Oke benar, realisasinya di atas Rp100 miliar, tapi itu induk, tapi anak usaha dan cicit, itu Rp100 miliar ke bawah, akhirnya pengusaha nasional tidak dapat apa-apa," ucapnya.

La Ode mengakui bahwa peluang pengusaha swasta ada pada proyek infrastruktur dengan skema kerja sama pemerintah-badan usaha (KPBU). Namun, dia menyebut skema tersebut banyak kendala, termasuk seringkali pembayaran terlambat dilakukan.

Keterlambatan pembayaran itu membuat kontraktor swasta terjerat kredit bermasalah. Padahal, banyak pengusaha yang meminjam uang ke bank untuk menalangi proyek di awal pengerjaan. Hal ini terlihat dari tingginnya rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) di sektor konstruksi yang mencapai 2,6 persen.

"Kita pengusaha swasta yang meminjam ke bank, pembayaran jadi lambat, berdampaklah pada NPL," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ada Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tol JORR E dan Jagorawi, Ini Jadwalnya

4 hari lalu

Danantara Tutup 364 BUMN yang Merugi demi Bidik Laba Ratusan Triliun

4 hari lalu

Rampingkan Ribuan Entitas BUMN, Danantara Bidik Laba Bersih Rp360 Triliun

15 hari lalu

InJourney Airports Dinobatkan Jadi Sector Champion Danantara CX100 Award

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal