Garuda dan Lion Air layani penerbangan umrah dari Bandara Kertajati mulai November. (Foto: istimewa)
Heri Purnomo

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meningkatkan pelayanan dan kenyamanan Bandara Kertajati di Majalengka untuk melayani penerbangan umrah pada November 2022. Maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air siap melayani penerbangan umrah.

“Kami terus berusaha meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada pengguna jasa transportasi terutama masyakarat yang akan melaksanakan ibadah umrah. Fasilitas khusus yang lebih luas dan lebih leluasa telah tersedia di Bandara Kertajati,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/9/2022).

Menurutnya, Bandara Kertajati sekaligus menjadi solusi bagi kepadatan Bandara Soekarno Hatta. Adita menyampaikan Kemenhub telah melakukan berbagai upaya agar pelaksanaan penerbangan umrah nanti berjalan lancar sesuai rencana.  

Langkah-langkah yang dilakukan, yakni Menhub Budi Karya Sumadi yang telah melakukan kunjungan pada pertengahan September lalu ke Bandara Kertajati untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana Bandara Kertajati dalam persiapan penerbangan umrah pada November nanti.

Kemenhub juga sudah melakukan komunikasi intensif dan memastikan maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air akan melayani penerbangan umrah. Rencananya Garuda Indonesia akan beroperasi 1 kali seminggu menggunakan pesawat jenis Airbus A330-300 dengan kapasitas 360 seat, sedangkan Lion Air 4 kali seminggu menggunakan pesawat B737-9 dengan kapasitas 180 tempat duduk. 

Direktorat Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara juga telah mengirimkan surat kepada General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi pada 7 September 2022 untuk meminta dukungan GACA agar memberikan slot penerbangan yang diminta oleh Garuda Indonesia dan Lion Air agar bisa beroperasi melayani penerbangan umrah di November mendatang. 

“Menteri Perhubungan akan segera menemui Duta Besar Arab Saudi untuk meminta dukungan agar proses rencana penerbangan umrah ini bisa disetujui,” ucapnya.

Selain itu, Kemenhub pun memastikan kesiapan fasilitas Custom, Imigration, Quarantine (CIQ) di Bandara Kertajati. Juga, terus melakukan koordinasi dan meminta dukungan pemerintah daerah dalam penyiapan fasilitas penunjang seperti penginapan atau hotel di dekat bandara, rumah sakit atau klinik terdekat, UMKM yang menyediakan pusat jajanan atau oleh-oleh bagi keluarga yang mengantarkan calon jemaah umrah ke bandara bisa nyaman. 

Di samping itu, koordinasi dengan Kementerian PUPR dalam hal kesiapan akses jalan arteri dan akses jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang menghubungkan bandara dengan wilayah di sekitarnya.

"Dengan segala kesiapan ini, kami optimistis masyarakat di Jawa Barat dan wilayah sekitarnya akan lebih mudah melaksanakan ibadah umrah mulai November 2022 melalui Bandara Kertajati,” ujarnya.


Editor : Jujuk Ernawati

BERITA TERKAIT